Monday, June 10, 2019

PESONA DZAHRA Asmaul Husna Penyelesai Masalah Keluarga (Al-Khofidh - Allah Merendahkan) -admin

19 comments:

Anonymous said...

Al Bari

https://youtu.be/sanZpu2EmQY



Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas nyata,

engkau akan dapat melihat pada muka orang-orang yang kafir itu tanda marah dan benci,

hampir-hampir mereka hendak menerkam dan menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka.

Katakan: "Jika demikian, mahukah, aku khabarkan kepada kamu: yang lebih buruk lagi daripada apa yang telah menyebabkan kemarahan kamu itu?

Ialah neraka yang telah dijanjikan oleh Allah kepada orang-orang yang kafir,

dan itulah seburuk-buruk tempat kembali! "

Wahai umat manusia,

inilah diberikan satu misal perbandingan,

maka dengarlah mengenainya dengan bersungguh-sungguh.

Sebenarnya mereka yang kamu seru dan sembah,

yang lain dari Allah itu,

tidak sekali-kali akan dapat mencipta seekor lalat walaupun mereka berhimpun beramai-ramai untuk membuatnya;

dan jika lalat itu mengambil sesuatu dari mereka,

mereka tidak dapat mengambilnya balik daripadanya.

(Kedua-duanya lemah belaka), lemah yang meminta (dari mendapat hajatnya),

dan lemah yang diminta (daripada menunaikannya).

Mereka (yang kafir musyrik) itu tidak menghormati Allah menurut penghormatan yang selayaknya (sebagaimana yang ditetapkanNya);

sesungguhnya Allah adalah Maha Kuat, lagi Maha Kuasa.

Anonymous said...

Ar Rahman


Tidakkah engkau mengetahui bahawa Kami telah menghantarkan Syaitan-syaitan kepada orang-orang kafir,

untuk menggalakkan mereka mengerjakan perbuatan kufur dan maksiat dengan bersungguh-sungguh?

Oleh itu, janganlah engkau segera marah terhadap mereka yang ingkar itu,

kerana sesungguhnya kami hanya menghitung hari yang sedikit sahaja bilangannya untuk mereka.

(Ingatlah) hari Kami himpunkan orang-orang yang bertaqwa untuk mengadap (Allah) Ar-Rahman, dengan berpasuk-pasukan.

Dan Kami akan menghalau orang-orang yang bersalah ke neraka Jahannam, dalam keadaan dahaga.

Mereka tidak berhak mendapat dan memberi syafaat, kecuali orang yang telah mengikat perjanjian (dengan iman dan amal yang soleh) di sisi Allah yang melimpah-limpah rahmatNya!.

Dan mereka yang kafir berkata:

"(Allah) Ar-Rahman, mempunyai anak."

Demi sesungguhnya, kamu telah melakukan satu perkara yang besar salahnya!

Oleh itu, demi Allah!

Sesungguhnya Kami akan himpunkan mereka yang kafir itu beserta syaitan-syaitan di Padang Mahsyar, kemudian Kami akan bawa mereka duduk berlutut di keliling neraka Jahannam.

Sesudah itu, sesungguhnya kami akan cabut dari tiap-tiap golongan, mana-mana orang yang sangat derhaka kepada (Allah) Ar-Rahman, di antara mereka.

Kemudian, sesungguhnya Kami lebih mengetahui akan orang-orang yang lebih patut diseksa dan dibakar dangan api neraka.

Dan tiada seorangpun di antara kamu melainkan akan sampai kepadanya; (yang demikian) adalah satu perkara yang mesti (berlaku) yang telah ditetapkan oleh Allah Taala.

Kemudian Kami akan selamatkan orang-orang yang bertaqwa,

dan kami akan biarkan orang-orang yang zalim (dengan kekufurannya dan maksiatnya) tinggal berlutut di dalam neraka itu.

Anonymous said...

Al Hasib


Dan sesungguhnya mereka telah menjalankan rancangan jahat mereka (untuk menentang Islam),

sedang di sisi Allah ada balasan bagi rancangan jahat mereka,

walau rancangan jahat mereka itu, dapat melenyapkan gunung-ganang sekalipun.

Oleh itu, janganlah engkau menyangka Allah memungkiri janjiNya kepada Rasul-rasulNya;

sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Sedia Membalas (orang-orang yang menderhaka kepadaNya).

(Ingatlah) masa hari bumi ini diganti dengan yang lain,

demikian juga langit; dan manusia semuanya keluar berhimpun mengadap Allah,

Yang Maha Esa, lagi Maha Kuasa.

Dan engkau akan melihat orang-orang yang berdosa pada ketika itu diberkas dengan belenggu.

Pakaian mereka dari belangkin (minyak tar),

dan muka (serta seluruh badan) mereka diliputi oleh jilatan api neraka.

(Keluarnya manusia dari kubur masing-masing itu ialah) kerana Allah akan membalas tiap-tiap seorang apa yang ia telah usahakan;

sesungguhnya Allah amat cepat hitungan HisabNya.

(Al-Quran) ini disampaikan kepada manusia supaya mereka diberi ingat dan diberi nasihat

dan supaya mereka mengetahui (dengan hujjah-hujjah yang tersebut di dalamnya) bahawa sesungguhnya Allah Maha Esa;

dan supaya orang-orang yang mempunyai fikiran,

beringat dan insaf.

Anonymous said...

Al Mudzil


Patutkah orang-orang (munafik) yang ada penyakit (syak, ragu-ragu) dalam hatinya:

menyangka bahawa Allah tidak sekali-kali akan mendedahkan perasaan dendam dan hasad dengki mereka?

Dan sekiranya Kami kehendaki, tentulah Kami akan memperkenalkan mereka kepadamu, lalu engkau tetap mengenalinya dengan tanda-tanda (yang menjadi sifat) mereka;

dan demi sesungguhnya, engkau akan mengenali mereka dari gaya dan tutur katanya.

Dan (ingatlah kamu masing-masing), Allah mengetahui segala apa yang kamu lakukan.

Orang-orang yang berdosa dapat dikenal dari tanda-tandanya, lalu dipegang dari atas kepala dan kakinya (serta diseret ke neraka);

(Lalu dikatakan kepada mereka): "Inilah neraka Jahannam yang selalu orang-orang yang berdosa mendustakannya ".

Mereka (terus diseksa) berulang-ulang di antara api neraka dengan air yang menggelegak yang cukup masak panasnya!

Dan orang yang takut akan keadaan dirinya di mahkamah Allah (untuk dihitung amalnya), disediakan baginya dua Syurga, -

Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Allah yang kamu dustakan?

Ar-Rahmaan

Anonymous said...

Al-Waliy Yang Maha Melindungi

Al-Mumit Yang Mematikan

Sesungguhnya engkau akan mati, dan sesungguhnya mereka juga akan mati.

Kemudian, sesungguhnya kamu semua, pada hari kiamat, akan bertengkar berhujah di hadapan Allah.

(Apabila berlaku yang demikian), maka nyatalah bahawa tidak ada yang lebih zalim daripada orang yang mereka-reka perkara-perkara yang dusta terhadap Allah,

dan mendustakan kebenaran sebaik-baik sahaja kebenaran itu disampaikan kepadanya.

Bukankah (telah diketahui bahawa) dalam neraka Jahannam disediakan tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?

Dan (nyatalah bahawa) yang membawa kebenaran (tauhid dan hukum agama) serta dia (dan pengikut-pengikutnya) mengakui kebenarannya (dengan mematuhi hukum itu), mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.

Disediakan untuk mereka apa yang mereka kehendaki, di sisi Allah; demikianlah balasan orang-orang yang berusaha memperbaiki amal perbuatannya.

(Limpah kurnia yang demikian, diberikan kepada orang-orang yang bertaqwa) kerana Allah hendak menghapuskan dari mereka (kalaulah ada) seburuk-buruk amal perbuatan yang mereka telah lakukan, serta membalas mereka, akan pahala mereka, dengan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka telah kerjakan.

Bukankah Allah cukup untuk mengawal dan melindungi hambaNya (yang bertaqwa)?

Dan mereka menakut-nakutkanmu dengan makhluk yang mereka sembah yang lain dari Allah.

Dan (ingatlah) sesiapa yang disesatkan oleh Allah (dengan pilihannya yang salah), maka tidak ada sesiapapun yang dapat memberi hidayah petunjuk kepadanya.

Dan sesiapa yang diberi hidayah petunjuk oleh Allah (dengan sebab pilihannya yang benar), maka tidak ada sesiapapun yang dapat menyesatkannya.

Bukankah Allah Maha Kuasa, lagi berhak membalas dengan azab seksa (kepada golongan yang bersalah)?

Anonymous said...

88 Al-Ghaniyu Yang Maha Kaya



Dan janganlah engkau merasa dukacita disebabkan kata-kata mereka yang ingkar itu;

kerana sesungguhnya segala kekuasaan tertentu bagi Allah; Dia lah Yang Maha Mendengar, lagi Yang Maha Mengetahui.

Ingatlah! Sesungguhnya bagi Allah jualah segala yang ada di langit dan yang ada di bumi dan bahawa mereka yang menyembah makhkuk yang lain Allah sebagai sekutuNya,

mereka tidak menurut (sesuatu keyakinan), mereka hanya menurut sangkaan semata-mata, dan mereka hanyalah orang-orang yang sentiasa berdusta.

Dia lah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu berehat padanya, dan menjadikan siang terang-benderang (supaya kamu berusaha).

Sesungguhnya perubahan malam dan siang itu mengandungi tanda-tanda (yang menunjukkan kekuasaan Allah) bagi kaum yang mahu mendengar (keterangan-keterangan yang tersebut dan mengambil pelajaran daripadanya).

Mereka berkata: "Allah mempunyai anak"

Maha Suci Allah (dari apa yang mereka katakan itu)!

Dia lah Yang Maha Kaya

segala yang ada di langit dan yang ada di bumi adalah kepunyaanNya;

tidaklah ada sebarang keterangan di sisi kamu yang membuktikan apa yang kamu dakwakan itu.

Mengapa kamu berani mengatakan terhadap Allah, apa yang kamu tidak mengetahuinya?

Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan sesuatu yang dusta terhadap Allah, tidak akan berjaya".

(Apa yang mereka beroleh hanya) kesenangan di dunia,

kemudian kepada Kamilah tempat kembalinya mereka.

Kemudian Kami akan rasakan mereka azab yang berat disebabkan perbuatan kufur yang mereka lakukan.

Anonymous said...

Al-'Adl - Al Latifun - Al Qawiyyun - Al Aziz


Dan sesungguhnya Allah mengetahui akan orang-orang yang beriman,

dan sesungguhnya Allah mengetahui akan orang-orang yang munafik.

Dan berkata pula orang-orang yang kufur ingkar kepada orang-orang yang beriman:

"Ikutlah jalan agama kami, dan kami sedia menanggung kesalahan-kesalahan kamu (kalau kamu mengira perbuatan itu salah)".

Padahal mereka tidak akan dapat menanggung kesalahan orang-orang yang bersalah itu sedikitpun, dan sesungguhnya mereka adalah berdusta.

Dan sesungguhnya mereka akan menanggung beban-beban dosa mereka

dan beban-beban (dosa orang-orang yang mereka sesatkan) bersama-sama dengan beban-beban dosa mereka sendiri;

dan sesungguhnya mereka akan ditanya pada hari kiamat kelak tentang apa yang mereka pernah ada-adakan secara dusta itu

Dan orang-orang yang berhujah menyangkal dan membantah tentang kebenaran agama Allah sesudah disambut dan diterima agamaNya itu -

bantahan (dan tuduhan palsu) mereka itu sia-sia belaka di sisi Allah.

Dan mereka pula ditimpa kemurkaan (dari Allah) serta mereka beroleh azab seksa yang seberat-beratnya.

Allah yang menurunkan Kitab Suci dengan membawa kebenaran, dan menurunkan keterangan yang menjadi neraca keadilan.

Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui? Boleh jadi hari kiamat itu sudah hampir (masa datangnya).

Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat itu meminta (secara mengejek-ejek) supaya disegerakan kedatangannya,

dan (sebaliknya) orang-orang yang beriman merasa takut ngeri kepadanya serta mereka mengetahui dengan yakin bahawa ia adalah benar.

Ketahuilah! Sesungguhnya orang-orang yang membantah mengenai hari kiamat itu, tetap berada dalam kesesatan yang jauh terpesong.

Allah Maha Lembut tadbirNya (serta melimpah-limpah kebaikan dan belas kasihanNya) kepada hamba-hambaNya;

Ia memberi rezeki kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut peraturan yang telah ditetapkan),

dan Dia lah Yang Maha Kuat, lagi Maha Kuasa.

Anonymous said...

Al Ahad As Somad


Dan orang-orang yang kufur ingkar akan ayat-ayat keterangan Allah dan pertemuan denganNya, mereka tetaplah akan menjadi orang-orang yang putus asa dari rahmatKu;

dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya.

Kemudian, seruan Nabi Ibrahim tidak dijawab oleh kaumnya melainkan dengan kata-kata (tentangan yang keras):

"Bunuhlah dia atau bakarlah dia".

Maka Allah selamatkan Nabi Ibrahim dari api (yang disediakan oleh kaumnya).

Sesungguhnya peristiwa yang demikian, mengandungi tanda-tanda (yang membuktikan kekuasaan Allah) bagi kaum yang (mahu) beriman.

Dan Nabi Ibrahim berkata pula (kepada kaumnya):

"Perbuatan kamu menyembah berbagai berhala, tidak menyembah Allah itu,

hanyalah kerana menjaga hubungan kasih mesra di antara kamu masing-masing dalam kehidupan dunia ini;

kemudian pada hari kiamat kelak setengah kamu akan membantah setengahnya yang lain,

dan setengah kamu pula akan melaknatkan setengahnya yang lain;

dan (kesudahannya) tempat kembali kamu ialah neraka,

dan kamu tidak akan beroleh sesiapapun yang dapat memberikan pertolongan".

Anonymous said...

Al Sami' Al Basir



Sesungguhnya sejahat-jahat makhluk yang melata, pada sisi (hukum dan ketetapan) Allah,

ialah orang-orang yang pekak lagi bisu, yang tidak mahu memahami sesuatupun (dengan akal fikirannya).

Dan di antara mereka (yang ingkar) itu, ada yang datang mendengar ajaranmu (dengan tidak mendapat faedah sedikitpun sebagai orang pekak);

maka engkau tidak berkuasa menjadikan orang-orang yang pekak itu mendengar, juga kalau mereka menjadi orang-orang yang tidak mahu memahami perkara yang didengarnya.

Dan di antara mereka pula ada yang memandang kepada perkara-perkara yang engkau tunjukkan (tetapi mereka tidak nampak kebenarannya sebagai orang buta);

maka engkau tidak berfaedah menunjuk jalan kepada orang-orang yang buta, juga kalau mereka menjadi orang-orang yang tidak mahu melihat (perkara yang engkau tunjukkan itu).

Sesungguhnya Allah tidak menganiaya manusia sedikitpun, akan tetapi manusia jualah yang menganiaya diri mereka sendiri.

Anonymous said...

Al Syakur Al Wahid Al Hamid Al Muntaqim



Bertanyalah (kepada orang-orang musyrik itu):

"Siapakah yang memberi rezeki kepada kamu dari langit dan bumi?"

Terangkanlah jawabnya: "Ialah Allah

dan sesungguhnya (tiap-tiap satu golongan), sama ada golongan kami ahli tauhid atau golongan kamu ahli syirik - (tidak sunyi daripada salah satu dari dua keadaan):

keadaan tetapnya di atas hidayah petunjuk atau tenggelamnya dalam kesesatan yang jelas nyata ".

Dan sesungguhnya jika engkau bertanya kepada mereka (yang musyrik) itu: "

Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?"

Sudah tentu mereka akan menjawab: "Allah".

Ucapkanlah: "Alhamdulillah" (sebagai bersyukur disebabkan pengakuan mereka yang demikian - tidak mengingkari Allah),

bahkan kebanyakan mereka tidak mengetahui (hakikat tauhid dan pengertian syirik).

Dan (sebaliknya) orang-orang yang kapir, maka kecelakaanlah bagi mereka, dan (Allah) mensia-siakan amal-amal mereka.

Berlakunya yang demikian, kerana sesungguhnya mereka tidak menyukai apa yang diturunkan oleh Allah (mengenai ajaran tauhid dan hukum-hukum syarak yang diterangkan di dalam Al-Quran),

lalu Allah menggugurkan amal-amal mereka.

Anonymous said...

Al Hafiz - Al Muqit - Ar Raqib - Al Hakim - As Syahid



Dan di bandar (tempat tinggal kaum Thamud) itu, ada 9 orang yang semata-mata melakukan kerosakan di bumi (dengan berbagai-bagai maksiat) dan tidak melakukan kebaikan sedikitpun.

Mereka berkata (sesama sendiri):

"Hendaklah kamu masing-masing bersumpah dengan nama Allah,

bahawa sesungguhnya kita akan membunuh Soleh dan pengikut-pengikutnya secara mengejut pada waktu malam, kemudian kita akan berkata kepada warisnya: `

Kami tidak hadir (di tempat) pembunuhan (Soleh apalagi membunuhnya atau membunuh) pengikut-pengikutnya, dan sesungguhnya kami adalah berkata benar '. "

Dan (dengan demikian) mereka telah merancangkan rancangan jahat,

dan Kami pula rancangkan balasannya dengan seburuk-buruk balasan, sedang mereka tidak menyedarinya.

Maka lihatlah bagaimana akibat rancangan jahat mereka, iaitu Kami telah hancurkan mereka dan kaum mereka semuanya.

Kesudahannya rumah-rumah mereka itu telah runtuh ranap, dengan sebab mereka berlaku zalim;

sesungguhnya kejadian yang demikian mengandungi pelajaran yang mendatangkan iktibar bagi orang-orang yang mahu mengetahui (akan sebab dan musababnya).

Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman, serta yang selalu bertaqwa.

Anonymous said...

Al Hakam

Al Mujib

Al Wakil

Al Malik


Dan tiap-tiap seorang manusia Kami kalongkan bahagian nasibnya di lehernya,

dan pada hari kiamat kelak Kami akan keluarkan kepadanya kitab (suratan amalnya) yang akan didapatinya terbuka (untuk di tatapnya).

(Lalu Kami perintahkan kepadanya): "Bacalah Kitab (suratan amalmu), cukuplah engkau sendiri pada hari ini menjadi penghitung terhadap dirimu (tentang segala yang telah engkau lakukan)".

Sesiapa yang beroleh hidayah petunjuk (menurut panduan Al-Quran), maka sesungguhnya faedah petunjuk yang didapatinya itu hanya terpulang kepada dirinya sendiri,

dan sesiapa yang sesat maka sesungguhnya kesan buruk kesesatannya hanya ditanggung oleh dirinya juga.

Dan seseorang yang boleh memikul, tidak akan memikul dosa perbuatan orang lain (bahkan dosa usahanya sahaja).

Dan tiadalah Kami mengazabkan sesiapapun sebelum Kami mengutuskan seorang Rasul (untuk menerangkan yang benar dan yang salah).

Dan apabila sampai tempoh Kami hendak membinasakan penduduk sesebuah negeri,

Kami perintahkan (lebih dahulu) orang-orang yang melampau dengan kemewahan di antara mereka (supaya taat),

lalu mereka menderhaka dan melakukan maksiat padanya;

maka berhaklah negeri itu dibinasakan, lalu kami menghancurkannya sehancur-hancurnya.

Allah menjanjikan orang-orang munafik lelaki dan perempuan serta orang-orang kapir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya.

Cukuplah neraka itu menjadi balasan mereka; dan Allah melaknatkan mereka, dan bagi mereka azab seksa yang kekal.

(Nasib kamu hai orang-orang munafik) adalah sama dengan nasib orang-orang sebelum kamu (yang telah dibinasakan),

mereka lebih kuat serta lebih banyak harta benda dan anak pinak daripada kamu;

seterusnya mereka telah bersenang-senang dengan bahagian mereka;

maka kamu pula telah bersenang-senang dengan bahagian kamu sebagaimana orang-orang yang sebelum kamu itu bersenang-senang dengan bahagiannya;

dan kamu pula telah memperkatakan (perkara yang salah dan dusta) sebagaimana mereka memperkatakannya.

Mereka yang demikian, rosak binasalah amal-amalnya (yang baik) di dunia dan di akhirat, dan merekalah orang-orang yang rugi.

Anonymous said...

Al Muhaimin

Al Jabbar

Al Khobir

Al Mu'id

Al Qodir

(Sesudah itu Nabi Musa hadapkan kemarahannya kepada Samiri lalu) bertanya:

"Apa hal kau wahai Samiri?"

Ia menjawab:

" Aku mengetahui dan menyedari apa yang tidak diketahui oleh mereka,

lalu aku mengambil segenggam dari kesan jejak Rasul itu, kemudian aku mencampakkannya; dan demikianlah aku dihasut oleh hawa nafsuku".

Sesungguhnya Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan beramal soleh ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai; sesungguhnya Allah melakukan apa yang ditentukanNya.

Sesiapa yang menyangka bahawa Allah tidak sekali-kali akan menolong Nabi Muhammad dalam dunia ini dan di akhirat kelak,

maka hendaklah ia menghulurkan tali (serta mengikatnya) di bumbong rumahnya,

kemudian hendaklah ia menjerut lehernya (supaya ia mati tercekek);

dalam pada itu hendaklah ia memikirkan lebih dahulu,

adakah tipu dayanya itu dapat menghapuskan sebab-sebab yang menimbulkan kemarahannya?

Dan demikianlah pula Kami menurunkan Al-Quran itu sebagai ayat-ayat keterangan yang jelas nyata;

dan sesungguhnya Allah memberi hidayah petunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut peraturan dan undang-undangNya).

Anonymous said...

Al Wasi'ul

Al Alim

Al Azim

Al Wali

Al Hadi



Sesungguhnya ini ialah kisah-kisah yang benar;

dan tiada yang berhak sesungguhnya Allah; dan (ingatlah) Allah, Dia lah jua Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.

Kemudian kalau mereka berpaling (enggan menurut), maka sesungguhnya Allah sentiasa Mengetahui akan orang-orang yang berbuat kerosakan.

Katakanlah: "Wahai Ahli Kitab, marilah kepada satu Kalimah yang bersamaan antara kami dengan kamu,

iaitu kita semua tidak menyembah melainkan Allah,

dan kita tidak sekutukan denganNya sesuatu jua pun;

dan jangan pula sebahagian dari kita mengambil makhluk atau sebahagian yang lain untuk dijadikan

orang-orang yang dipuja

dan didewa-dewakan selain dari Allah".

Kemudian jika mereka (Ahli Kitab itu) berpaling (enggan menerimanya)

maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah kamu bahawa sesungguhnya kami adalah orang-orang Islam".

Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu berani memperdebatkan tentang (agama) Nabi Ibrahim, padahal Taurat Injil Alquran tidak diturunkan melainkan kemudian daripada (zaman) Ibrahim;

patutkah (kamu berdegil sehingga) kamu tidak mahu menggunakan akal?

Ingatlah! Kamu ni orang-orang (bodoh),

kamu telah memajukan bantahan tentang perkara yang kamu ada pengetahuan mengenainya (yang diterangkan perihalnya dalam Kitab Taurat dan Alquran,

maka mengapa kamu membuat bantahan tentang perkara yang tidak ada pada kamu sedikit pengetahuan pun bersabit dengannya?

Dan (ingatlah), Allah mengetahui (hakikat yang sebenarnya) sedang kamu tidak mengetahuinya.

Bukanlah Nabi Ibrahim itu seorang pemeluk agama Yahudi, dan bukanlah ia seorang pemeluk agama Kristian, Sunni, Wahabi,

tetapi ia seorang yang tetap di atas dasar Tauhid sebagai seorang Muslim (yang taat dan berserah bulat-bulat kepada Allah), dan ia pula bukanlah dari orang-orang musyrik.

Sesungguhnya orang-orang yang hampir sekali kepada Nabi Ibrahim (dan berhak mewarisi agamanya) ialah orang-orang yang mengikutinya dan juga Nabi (Muhammad) ini serta orang-orang yang beriman (umatnya - umat Islam).

Dan (ingatlah), Allah ialah Pelindung dan Penolong sekalian orang-orang yang beriman.

Segolongan dari Ahli Kitab suka dan berangan-angan

kiranya mereka dapat menyesatkan kamu;

padahal mereka tidak akan menyesatkan melainkan dirinya sendiri,

dan mereka pula tidak menyedari (akibat yang buruk itu).

Anonymous said...

Al Malik-ul-Mulk


Katakan: Ya Allah! Ampunkanlah kesilapanku,

dan kurniakanlah kepadaku sebuah kerajaan (yang tidak ada taranya dan) yang tidak akan ada pada sesiapapun kemudian daripadaku;

sesungguhnya Engkaulah yang sentiasa Melimpah kurniaMu ".

Maka (Kami kabulkan permohonannya lalu) Kami mudahkan baginya menggunakan angin yang bertiup perlahan-lahan menurut kemahuannya, ke arah mana sahaja yang hendaK ditujunya;

Dan (Kami mudahkan baginya memerintah) Jin Syaitan;

(ia memerintah) golongan-golongan yang pandai mendirikan bangunan, dan yang menjadi penyelam (bagi menjalankan kerja masing-masing).

Dan Jin-jin Syaitan yang lain dipasung dalam rantai-rantai belenggu.

(Serta Kami katakan kepadanya): " Inilah pemberian Kami (kepadamu),

maka berikanlah (kepada sesiapa yang engkau suka),

atau tahankanlah pemberian itu;

(terserahlah kepadamu) dengan tidak ada sebarang hitungan (untuk menyalahkanmu) ".

Dan sesungguhnya ia mempunyai kedudukan yang dekat lagi mulia di sisi Kami,

serta tempat kembali yang sebaik-baiknya (pada hari akhirat kelak).


Ya Zal Jalali Wal Ikram

Anonymous said...

Al Haqq Al Muhsi


Katakanlah: "Mengembaralah kamu di muka bumi,

kemudian perhatikanlah bagaimana buruknya kesudahan orang-orang yang berdosa itu".

Dan janganlah engkau berdukacita terhadap (keingkaran) mereka (yang kafir itu,)

dan janganlah engkau resah-gelisah disebabkan Tipudaya yang mereka lakukan.

Dan mereka bertanya: "Bilakah berlakunya azab yang telah dijanjikan itu, jika betul kamu orang-orang yang benar?"

Katakanlah: "Dipercayai tidak lama lagi akan datang kepada kamu sebahagian dari azab yang kamu minta disegerakan itu".

Dan sesungguhnya Allah sentiasa melimpah-ruah kurniaNya kepada umat manusia seluruhnya tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur.

Dan sesungguhnya Allah sedia mengetahui apa yang terpendam dalam hati mereka

dan apa yang mereka nyatakan (dengan tutur kata dan perbuatan).

Dan tiada sesuatu perkara yang ghaib di langit dan di bumi,

melainkan tertulis dalam Kitab yang terang nyata.




https://www.hmetro.com.my/mutakhir/2019/06/466069/budak-3-tahun-mangsa-ke-15-meninggal-dunia

Penjaga Nyawa, Akal, Keturunan?



Anonymous said...

Al-Wakil Yang Maha Pentadbir Urusan Agama Islam


Katakanlah (wahai Muhammad):

"Hai orang-orang kafir"

"Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

"Dan kamu tidak mahu menyembah (Allah) yang aku sembah.

"Dan aku tidak akan beribadat secara kamu beribadat.

"Dan kamu pula tidak beribadat cara aku beribadat.

"Bagi kamu agama kamu, dan bagiku agamaku.

Bagi kamu sunnah kamu, bagi aku sunnah aku.".

Anonymous said...

Al Quddus


Sesungguhnya Allah tidak akan mengampunkan dosa orang yang mempersekutukanNya dengan sesuatu (apa jua),

dan akan mengampunkan yang lain daripada kesalahan (syirik) itu bagi sesiapa yang dikehendakiNya (menurut peraturan hukum-hukumNya);

dan sesiapa yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu (apa jua),

maka sesungguhnya ia telah sesat dengan kesesatan yang amat jauh.

Apa yang mereka sembah yang lain dari Allah itu, hanyalah berhala-berhala (makhluk-makhluk yang lemah),

dan mereka (dengan yang demikian) tidak menyembah melainkan Syaitan yang derhaka;

Yang telah dilaknat oleh Allah,

dan yang telah mengatakan:

"Demi sesungguhnya, aku akan mengambil dari kalangan hamba-hambaMu,

bahagian yang tertentu untuk menjadi pengikut dan penyembahku

Anonymous said...

Al-Musawwir Al Mubdi Al Ghafur


Wahai orang-orang yang beriman!

Janganlah kamu memandai-mandai (melakukan sesuatu perkara, mengeluarkan fatwa)

sebelum (mendapat hukum atau kebenaran) Allah dan RasulNya;

dan bertaqwalah kamu kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.

(Al-Hujuraat 49:1)

Wahai orang-orang yang beriman!

Janganlah kamu mengangkat suara kamu melebihi suara Nabi,

dan janganlah kamu menyaringkan suara (dengan lantang) semasa bercakap dengannya sebagaimana setengah kamu menyaringkan suaranya semasa bercakap dengan setengahnya yang lain.

(Larangan yang demikian) supaya amal-amal kamu tidak hapus pahalanya, sedang kamu tidak menyedarinya.

Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya semasa mereka berada di sisi Rasulullah (s.a.w), -

merekalah orang-orang yang telah dibersihkan Allah hati mereka untuk bertaqwa; mereka beroleh keampunan dan pahala yang besar.

Sesungguhnya orang-orang yang memanggilmu dari luar bilik-bilik (tempatmu, wahai Muhammad),

kebanyakan mereka tidak mengerti (adab dan tertib).

Dan kalaulah mereka bersabar menunggu sehingga engkau keluar menemui mereka,

tentulah cara yang demikian lebih baik bagi mereka; dan (ingatlah), Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.

Wahai orang-orang yang beriman!

Jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu fatwa, hukum baru atau berita,

maka selidikilah (untuk menentukan) kebenarannya,

supaya kamu tidak menimpakan sesuatu kaum dengan hukum, denda bayaran dan perkara yang tidak diingini -

dengan sebab kejahilan dan kebodohan kamu (mengenai agama) -

sehingga menjadikan kamu menyesali apa yang kamu telah lakukan.

(Al-Hujuraat 49:6)